Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, mengaku mengagumi gelandang Real Madrid, isco. Itulah salah satu alasannya ingin memboyong pemain timnas Spanyol itu ke Turin.



Juve membutuhkan pemain kreatif untuk menggantikan Andrea Pirlo yang akan memperkuat New York City FC dan Carlos Tevez yang pulang kampung ke Argentina dan bermain di Boca Juniors.

"Saya butuh playmaker yang tak pernah membosankan, yang akan mengisi keseimbangan dalam strategi permainan. Egoisme dan narsisme dalam kadar yang tak berlebihan tak berbahaya buat tim," kata Allegri.

"Saya suka Isco dari Real Madrid dan Oscar dari Brasil, sementara dari kalangan pemain muda Italia ada Domenico  Berardi dan Federico Bernardeschi. Membeli pemain bernomor 10 adalah keinginan taktis dan pribadi saya untuk tim. Tanpa Carlos Tevez dan Andrea Pirlo, Juventus harus berubah dan bereksperimen dengan cara bermain baru," kata Allegri lagi.
Menilik manuver transfer terkini, Juventus dianggap masih paling kuat. Kepergian Carlos Tevez ke Boca Juniors bisa ditambal dengan baik oleh kehadiran Paulo Dybala dan Mario Mandzukic. 



“Dybala membuat saya gila. Ia adalah pemain hebat dan Juventus telah melakukan perekrutan fenomenal,” ujar eks kapten Milan, Massimo Ambrosini di La Gazzetta dello Sport.

Kendati terlihat menggeliat di pasar pemain, skuat Inter maupun Milan dianggap belum lengkap. Inter belum membeli pemain bertipe pengatur permainan guna mengantisipasi potensi kepergian Mateo Kovacic.

Kebijakan transfer Milan juga terlihat berat ke lini serang sebab mereka belum mendatangkan satu pun bek anyar. Padahal, dalam beberapa musim terakhir kelemahan paling mencolok Milan justru ada di lini belakang.




Turin - Paul Pogba adalah "poster boy" untuk Juventus saat ini. Kendati banyak klub besar Eropa mengincarnya, Pogba diyakini bakal bertahan dan jadi bintang Juventus di masa depan.

Dengan performanya di Juventus dalam beberapa musim terakhir, Pogba berulang kali jadi bahan spekulasi dari satu bursa transfer ke bursa transfer lainnya. Selain sempat dikabarkan diminati oleh Real Madrid, Pogba juga pernah disebut-sebut dibidik oleh mantan klubnya Manchester United.

Itu baru dua contoh. Selain Madrid dan United, masih ada Paris Saint-Germain dan Barcelona yang belakangan disebut juga meminatinya. Meski demikian, Pogba diyakini tidak akan ke mana-mana. Eks penyerang Juventus, David Trezeguet, menyebut Pogba sepatutnya bertahan untuk beberapa alasan.

"Dia tahu bahwa dia masih bisa lebih baik dari sekarang dan menciptakan sejarah di sini. Saya menyarankan dia tetap di Juventus demi masa depannya," ujar Trezeguet di Football Italia.

"Paul tahu bahwa dia sedang bermain untuk klub besar. Dalam beberapa tahun ke depan, klub ini akan berada di level yang sama dengan Real Madrid, Barcelona, dan Bayern Munich."

"Suatu hari nanti, Gigi Buffon, Andrea Pirlo, dan Carlos Tevez tidak akan ada lagi di sini. Jadi, tim ini akan dibangun di sekelilingnya," kata Trezeguet.

Trezeguet juga yakin, Pogba bisa menjadi salah satu penentu pada laga final Liga Champions akhir pekan ini, Sabtu (6/6), di mana Juventus akan berhadapan dengan Barcelona. Kendati tak mudah, Trezeguet optimistis Juventus masih punya kans besar untuk jadi juara.

sumber : Detik


Presiden Palermo, Maurizio Zamparini, mengatakan AC Milan, Internazionale, dan beberapa klub di luar Italia memang mengajukan tawaran untuk Paulo Dybala. Akan tetapi, striker itu memilih Juventus.

Penyerang kidal ini akan bergabung bersama Tevez dkk. pada musim 2015/16. Dengan nilai transfer yang diperkirakan sekitar 40 juta euro, dalam bentuk uang tunai, bonus, dan pertukaran pemain.

"Dari Italia, saya menerima tawaran Milan, Inter, dan Juventus. Saya juga mendapat tawaran lain dari luar negeri. Dybala telah memilih tim terbaik, yang akan bermain di Liga Champion dan akan memberinya peluang berkembang lebih besar," kata Presiden Palermo seperti dikutip La Politica nel Pallone.

"Ia adalah Lionel Messi baru. Juventus telah membayar 32 juta euro ditambah bonus untuk mendapatkannya. Ia akan menemukan pemain yang berbicara dalam bahasa yang sama," lanjutnya.

"Itu kesepakatan yang menguntungkan kami. Keuangan klub sudah seimbang dan Direktur Umum Juventus, Giuseppe Marotta, tahu persis bahwa mereka memerlukan pemain terbaik di dunia untuk mencapai targetnya, sehingga mereka bergerak maju dengan cerdas," ujar pria yang akan berulang tahun pada 9 Juni nanti.

Video Skill Dybala :


Diam-diam, Axel Witsel ternyata sudah mulai bernegosiasi dengan calon klub barunya. Gelandang milik Zenit St Petersburg tersebut mengaku sudah melakukan kontak dengan jawara Serie A, Juventus.

Meski mengaku kerasan merumput di Zenit, Witsel tak menutup kemungkinan untuk hijrah ke klub lain pada bursa transfer musim panas 2015.

"Saya selalu mengatakan, saya tak ingin meninggalkan Zenit sebelum mengangkat trofi liga domestik. Misi tersebut kini sudah tercapai," ucap Witsel seperti dilansir Football Italia.

"Juventus? Telah ada diskusi dengan mereka. Klub itu sungguh fantastis. Mereka punya proyek luar biasa," imbuh pesepak bola berusia 26 tahun itu.

Bagi Para Juventini yang penasaran terhadap kemampuan Alex Witsel, silahkan lihat cuplikan dibawah ini :




Sebelum berlaga di final Liga Champion menghadapi Barcelona pada Minggu (7/6) dini hari WIB, Juventus telah lebih dulu mengamankan Serie A dan Coppa Italia. Semua ini dipercaya oleh Gianluigi Buffon bisa terjadi berkat pengaruh besar dan kemampuan pelatih Massimiliano Allegri.

Buffon mengaku takjub dengan beberapa hal yang berhasil dilakukan Allegri di musim pertamanya bersama Juventus.

Hal terpenting dari yang dimiliki pelatih berusia 47 tahun itu adalah cara beradaptasi serta pengetahuan taktisnya dalam meracik formasi dan permainan.

"Apa yang paling membuat saya terkesan adalah kecerdasan Allegri dalam hal membaur dengan skuat dan mencoba untuk mencari tahu. Bukan hanya tentang kualitas teknis kami, tapi juga mentalitas dan moral dari tim serta masing-masing pemain," kata Buffon kepada UEFA.com.

"Dengan melakukan hal ini, saya pikir dia telah terintegrasi dengan baik. Jadi dia benar-benar sangat cerdas dalam hal ini dan melakukannya dengan baik."

"Pengetahuan taktis dia juga luar biasa setelah bertahun-tahun bermain dengan sistem tertentu. Ia berhasil memberikan kami alternatif dan bermain dengan lebih baik, meskipun ia tidak benar-benar mengubah kami dengangaya bermain kami sebelumnya."
Penampilan gemilang striker Alvaro Morata bersama Juventus, terutama jelang akhir 2014/15 ini telah membuatnya sempat dikabarkanakan kembali ditebus oleh Real Madrid. Namun, Bianconeri akan melakukan segala cara untuk menghentikan hal tersebut.

Salah satunya adalah dengan menawarkan kontrak baru kepada Morata meskipun baru didatangkan Juventus pada awal 2014/15. Bianconeri dikabarkan akan meningkatkan gaji dan masa bakti pemain berusia 22 tahun itu hingga Juni 2020.

Selain itu, Juventus akan meminta Real Madrid untuk membatalkan klausul pembelian kembali Morata yang tertuang di dalam perjanjian transfernya. Bianconeri tidak ingin Los Merengues memiliki peluang untuk menebus pemain asli kelahiran Madrid, 23 Oktober 1992, dengan harga 30 juta euro pada 2016 dan 35 juta euro pada 2017 mendatang.

Transfer Morata yang terjadi di awal 2014/15, sempat mendapat kritik dari Juventini karena dianggap terlalu mahal dan tidak meyakinkan bisa mengangkat performa tim. Pasalnya selama di Real Madrid, ia hanya berperan sebagai pemain pengganti dan memiliki menit bermain yang sangat sedikit.

Namun, Morata ternyata berhasil menyumbangkan 14 gol di semua ajang. Bahkan beberapa di antaran lesatan itu sangat menentukan bagi keberhasilan Bianconeri sejauh ini untuk membuka kesempatan meraih tiga gelar dalam satu musim atau treble.

Seperti yang dikabarkan oleh Tuttosport, Juventus telah bertemu dengan perwakilan Morata untuk menawarkan sebuah kesepakatan senilai 3,2 juta euro per tahun yang akan naik menjadi empat juta euro di musim berikutnya.

Video Skill Moratta :